Sekilas mengenai latar belakang saya :

Nama saya Aryanti Safina Meilani saat ini saya masih tercatat sebagai  Manager Keuangan di sebuah perusahaan swasta, namun saya memutuskan untuk mengisi waktu kosong saya menjadi Agen Asuransi, Sabtu & Minggu adalah waktu yang saya gunakan untuk bertemu dengan calon nasabah dan itu memang kebahagian sendiri buat saya dari situ saya makin banyak relasi, kenalan, teman jadi banyak bersilaturahmi dengan orang-orang dari berbagai macam karakter, bidang usaha & gender dan tujuan untuk membantu menjelaskan pentingnya Asuransi untuk keluarga.

Banyak  orang yang  bertanya-tanya  kenapa saya sudah bekerja sebagai Manager Keuangan masih mau menjadi Agen Asuransi apakah untuk penghasilannya masih kurang? Tentu bukan seperti itu jawabannya.

Jawabannya adalah karena saya ingin membantu keluarga, saudara, teman dan lainnya  agar bisa sadar mengenai manfaat dari Asuransi, membantu dalam Perencanaan keuangan aliran kas masuk dan keluar untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu. Fungsinya tentu mempersiapkan masa tua yang terbebas dari utang, hidup sejahtera, serta memiliki pengelolaan keuangan yang baik.

Memang yang namanya sakit atau kematian itu Alloh yang menentukan tapi sebagai manusia sebaiknya kita berikhtiar berusaha melakukan yang terbaik buat keluarga, kalau kita berikhtiar pasti Alloh akan membantu kita, kalau istilah kesehatan mencegah lebih baik dari pada mengobati.

Selain materiil di Asuransi Prudential saya juga mendapatkan kebahagiaan moril disaat saya bisa membantu keluarga, saudara & teman. Adapun contoh-contoh kasus yang terjadi pada lingkungan sekitar saya yang membuat saya kalau istilah jaman sekarang “KEPO” saya mau tau banget manfaat dan pentingnya asuransi contoh:

  1. Saya memiliki teman suaminya orang kaya pebisnis yang sukses dan mereka memiliki 3 anak, dan Alloh berkata lain suaminya meninggal karena kecelakaan, dan mereka juga memang memiliki Asuransi  tapi asuransi yang mereka miliki tidak bisa mencukupi untuk kebutuhan hidup yang terus harus berjalan seperti cicilan mobil, rumah, sekolah anak dll. Setelah kepergian suaminya hidup mereka berubah drastis karena latar belakang teman saya hanya IRT maka kehidupannya pun menjadi tumbang rumah, mobil dll terjual untuk memenuhi kebututuhannya. Hal itu kenapa karena mereka sebenarnya mempunyai asuransi namun tidak disesuaikan dengan kebutuhannya jadi ketika sang pencari nafkah tidak ada, ekonomi merekapun berhenti padahal kehidupan keluarga yang masih hidup/ditinggalkan harus tetap berjalan.
  2. Saya memiliki saudara dari sisi materi mereka sangat mapan penghasilan juga besar rumah & mobil juga jumlahnya lebih dari 3, tabungan juga banyak mereka adalah pedagang, namun sayang mereka tidak memiliki asuransi sama sekali, suatu ketika Bapak pencari nafkah terserah penyakit kanker betah bening, ternyata si Bapak membutuhkan biaya yang besar untuk pengobatannya,karena dia tidak memiliki Asuransi buat pengobatannya maka dia jual rumah, mobil, harta dan aset yang mereka miliki buat pengobatan siBapaknya,dan kalau hal seperti  ini terjadi  bagaimana nasib keluarga yang lain??? Karena Bapak tersebut sudah tidak bisa bekerja lagi? bahkan sebaliknya msih membutuhkan biaya yg banyak selama pengobatan. Apakah kehidupan keluarga yang lain juga harus berhenti? biaya makan berhenti, Listrik dimatikan, sekolah anak juga berhenti, tentunya jangan sampai hal itu terjadi dengan keluarga kita.

Dan dari itulah saya mulai berfikir supaya hal ini jangan sampai menimpa kita semua, karena memang pekerjaan saya sebagai  Manager Keuangan berhubungan dengan keungan ,planning masa depan,Investasi dll, maka saya berfikir sebenarnya hidup bisa diplanning, gambaran / hitungan uang kebutuhan seperti biaya kesehatan, kebutuhan hidup, sosial, cicilan hutang, biaya anak sekolah harus mulai dihitung dari sekarang untuk tabungan 10 s/d 15 tahun yang akan datang.A palagi saya adalah karyawan swasta bukan PNS yang kalau nantinya sudah tidak bekerja tidak memiliki pensiunan, maka dari itu saya berfikir uang pensiun itu sebenarnya sama konsepnya dengan asuransi nanti ditahun sesuai yang telah ditentukan kita bisa ambil, jadi kita tidak usah takut untuk masa tua kita terjamin,sama dengan halnya menabung di bank untuk memperoleh nilai tertentu di cicil dan apabila terjadi sesuatu maka tabungannyapun ikut terhenti. Berbeda apabila menabung di asuransi  mendapatkan  tambahan Proteksi, apabila tujuan kita menabung belum tercapai karena umur nilai yang kita targetkan tetap bisa tercapai dari santunan asuransi.

Agen Asuransi di luar sana memang banyak tapi Agen yang benar-benar bisa menghitung & memahami kebutuhan dari calon nasabah tentunya beda-beda, melalui web, telp, WA alat komunikasi yang lainnyapun memang bisa dilakukan, tapi saya akan selalu memastikan bahwa saya bertemu langsung dengan calon nasabah dan membantu menghitung kebutuhan calon nasabah, sebagai Agen Asuransi tentunya kami tidak akan mewajibkan untuk membeli produk hanya memastikan bahwa calon nasabah kami memahami akan kebutuhannya,maka dari itu setelah kami berbincang dari telp,WA dan lainnya saya akan meminta waktu untuk bertemu langsung dengan calon nasabah.

Jadi apabila Anda  sedang merencanakan keuangan untuk masa depan Anda & Keluarga bisa menghubungi No Telp : 081298585886.

Untuk pengecekan No.Lisensi/Kode AAJI,silahkan kunjungi :

www.aaji.or.id